Sayang,
Masih ingatkah dalam benakmu tentang kota yang kita singgahi
Tentang sentuhan sentuhan manja meremas ujung perpisahan
Kala itu mataku berkaca kaca saat harus tenggelam dalam sesal diri
Sebab ku tak mampu memberikan banyak arti yang kau inginkan
Sayang,
Kita telah dipertemukan dalam ijin NYA
Pada putaran Adrenalin yang begitu
sangat menyiksa
Canda kita, senyum kita benar benar telah dibatasi waktu
Hingga harus ku curi hati mu
dengan Satu kecupan dariku
Sayang,
Pada malam dalam Lintas budaya
Pada Taman saksi Pertemuan
Kutinggalkan Gejolak yang tak mampu kubendung di Dada
Aku dan kamu selalu saja bermain
main pada Lintasan
Mengitari Keramaian dalam genggam erat
Serasa tak ingin segera berlalu begitu saja
Walau waktu telah benar benar menyekat
Inilah Takdir yang tak pernah kita Sangka
PBL SEMIPRO 2014