-->

(582) Dingin Malam



Sabtu, 20 Juli 2014
09:51 PM

Entah apa yang membuatku menjadikan tidak tenang
Berkali kali kutuliskan Puisi puisi untukmu
Namun selalu  saja Aksaraku tertutup Mendung
Hingga hanya gelembung Resah yang kian menderu

Ingin tak kutuliskan Lukisan kata tentang sebuah senyuman
Tetapi Hati ini tak kuasa untuk diam memendam
Sedangkan  Puisi puisiku  menawarkan ke Indahan di setiap seduhan
Malam pun sedang pulas, gemintang menari nari bersolek dalam temaram

Rembulan berkaca dibalik awan pekat
Menelurkan Ruh dalam cahaya berkarat
Adakah Angin berhembus menghampiri lewat langit langit
Membawakan kabar Rindu yang terbawa dari Barat ?

Adakah engkau kan merasai gelora ini ?
Hingga kan ku ucap selamat malam wahai Sang Dewi
Bermimpilah seperti khayal dalam inginmu
Maka ku kan hadir menyelimuti dingin dalam Jiwamu


LihatTutupKomentar