tentang kesedihanku
biarlah hanya kutulis
kan ku kirimkan pada bisik angin
untuk KAU baca walau tanpa tertuang
sebab Engkau adalah Maha dari segala Maha
yang tak memerlukan Bantuan dari segala Hal
yang kutulis adalah Tabir atas Jawaban Mu
setelah ber hari hari aku telikung diri Mu
dan yang kutulis adalah Sesal di ujung senja
saat saat seharusnya kua Fahami tamparan Mu