-->

Mentari Birahi

aku tak meminang rupa
pada pagi yang selalu bersolek
berkawan mentari yang sedang Birahi
gerah tubuh membenamkan peluh
berenang renang kedalam samudera Rindu

pada Awan yang berlarian
pada angin yang sedang bercanda
memanjakan reranting
mendendang kan lagu lagu Daun kehidupan

akar diam mencengkeram tanah
menghujam ulu Rindu menjemput cacing

Masihkah diam dan terpesona ?
sedangkan Hidup terus saja tak henti memasang Gincu
memoles merah merayu rayu  Sesaat

Wahai yang sedang terkapar
yang sedang membaca Rapalan Langit
Ketiak asam semburat wajah
bibir bibir guman meniadakan Letih

ahhh ...
tetap saja aku dengan segudang Rencana
bukan sekedar planing 1
ataupun planing 2

bila tak bangkit sendiri
siapa pula yang memapah ?

#hehe ...

LihatTutupKomentar